www.suaragus.com
  • Beranda
  • Pandangan
  • Isu Utama
  • Kamtibmas
  • Beranda
  • Pandangan
  • Isu Utama
  • Kamtibmas
www.suaragus.com
No Result
View All Result

Pandangan UAS dan Ustaz Adi Hidayat soal muslim ke Gereja seperti Gus Miftah

by Admin Suaragus
5 Mei 2021
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Pro kontra muncul ketika Gus Miftah menghadiri dan memberikan sambutan berisi pesan nasihat persatuan dalam peresmian Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung di Penjaringan, Jakarta Utara. Tidak hanya Gus Miftah, acara tersebut juga dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Gus Miftah dituding kafir karena datang dan memberikan sambutan di Gereja. Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat pernah membicarakan soal hukum masuk tempat ibadah agama lain, seperti gereja untuk seorang muslim.

Ustaz Abdul Somad pernah membahasnya ketika memberikan tanggapan tentang film The Santri. Salah satu yang paling diperhatikan Ustaz Abdul Somad ketika ada adegan masuk ke dalam rumah ibadah agama lain, salah satunya adegan santri yang masuk membawa tumpeng ke gereja.

“Haram hukumnya masuk ke rumah ibadah orang lain. Haram! Karena Nabi tak mau masuk ke dalam tempat kalau di dalam (tempat) itu ada berhala. Maka dalam Islam, mazhab Syafi’i mengharamkan masuk ke dalam rumah ibadah di dalamnya ada berhala,” kata ustaz Abdul Somad dilansir dari channel YouTube pribadinya.

UAS juga menambahkan umat Islam sudah lama bertetangga dengan non muslim. Akan tetapi, dalam urusan ibadah tidak bisa disamakan.

Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat pernah memberikan soal hukum orang Islam masuk gereja atau tempat ibadah agama lain Foto: Mochamad Solehudin

“Tapi kalau sudah dalam urusan ibadah, ritual, tak ada tawar menawar. Sekarang banyak yang tak bisa membedakan, kebablasan mana toleransi mana telur asin. Itu harus bisa dibedakan. Jangan karena toleransi mengorbankan keyakinan dan akidah,” tegas Ustaz Abdul Somad.”Islam tak perlu diajari bagaimana berinteraksi sosial dengan saudara kita non muslim karena kita sudah lama bertetangga. Kita semua bisa menerima berkawan besar,” tuturnya.

Ustaz Adi Hidayat juga pernah menyampaikan soal hukum masuk gereja. Dalam penjelasannya, Adi Hidayat mengutip halaman 14 dari kitab Risalah Ahlissunnah wal Jamaah karya pendiri Nahdatul Ulama KH Muhammad Hasyim Asy’ari.

“Yang menarik di halaman 14 kata beliau bahkan nanti akan ditemukan orang maaf-maaf (ikut) ke gereja. Jadi tahun 1330 itu sudah ada yang ikut-ikutan. Kan Portugis yang pertama kali membawa agama kristen katolik ke kita ke Nusantara lewat Selat Malaka. Dia masuk ke wilayah timur membawa tiga misi Gold, Glory, and Gospel,” ucap ustaz Adi Hidayat dalam video di channel Love Islam.

Gold dimaksudkan mencari rempah-rempah yang disebut emas hijau. Glory mencari ekspansi atau penjajahan, dan Gospel adalah membawa kepercayaannya untuk disebarkan.

“Apa yang pertama dia lakukan itu dia membangun tempat ibadah, gereja. Bagaimana cara ibadahnya itu, pertama mereka datang dua hari setelah orang Islam ibadah. Orang Islam umumnya datang ke masjid pada hari Jumat, dua hari setelah itu mereka berangkat ke gereja,” ucapnya.

“Di masa tahun 1330 Hijriah berkembang itu, KH Hasyim Asy’ari memberikan fatwa tidak boleh ikut-ikutan masuk ke gereja. Bahkan beliau menghukumi, maaf, menghukumi siapa yang ikut ke sana (gereja) atau bahkan mengenakan simbol-simbol, pakai topi, dan sebagainya maka ikut kekafiran mereka. Itu keluar fatwa,” jelas ustaz Adi Hidayat.

Semakin ke sini, Ustaz Adi Hidayat semakin banyak melihat hal-hal yang tidak bisa dipahaminya. Dia pun memberikan beberapa contoh yang pernah terjadi.

“Jadi persoalan sekarang kok bisa semakin berkembang? Saya nggak bisa memahami sampai hari ini. Kok bisa azan berkumandang di tempat ibadah orang lain, buka puasa di tempat ibadah orang lain, ngapain? Salawatan di tempat ibadah orang lain, kan kacau situasi seperti itu. Itu nggak tepat,” tegasnya.

sumber : detikcom

Tags: Gus MiftahUASUstaz Adi Hidayat
Previous Post

Dorong bela negara, polisi aktif terlibat upacara di sekolah

Next Post

Heboh sambutan Gus Miftah, ini penjelasan Buya Yahya soal muslim masuk Gereja

Admin Suaragus

Admin Suaragus

Related Posts

VIRAL Rendang Babi, Begini Tanggapan Gus Miftah
Suara Gus

VIRAL Rendang Babi, Begini Tanggapan Gus Miftah

15 Juni 2022
Reaksi Azka Saat Ditanya Gus Miftah : Kapan Mualaf?
Suara Gus

Reaksi Azka Saat Ditanya Gus Miftah : Kapan Mualaf?

9 Juni 2022
Humor Gus Dur: Takut Buka Mulut di Era Soeharto, Orang Indonesia Pilih Periksa Gigi di Sin
Suara Gus

Humor Gus Dur: Ketika Raja Arab Tertawa Terbahak-bahak!

8 Juni 2022
Gus Ipul Ajak Muslimat Sinergi Bangun Kota Pasuruan Usai Pembukaan Konfercab.
Suara Gus

Gus Ipul Ajak Muslimat Sinergi Bangun Kota Pasuruan Usai Pembukaan Konfercab.

27 Mei 2022
Humor Gus Dur: Takut Buka Mulut di Era Soeharto, Orang Indonesia Pilih Periksa Gigi di Sin
Suara Gus

Humor Gus Dur: Takut Buka Mulut di Era Soeharto, Orang Indonesia Pilih Periksa Gigi di Sin

27 Mei 2022
Buka Bimbingan Manasik Haji 2022, Gus Ipul Berpesan Agar JCH menjaga Kesehatan
Suara Gus

Buka Bimbingan Manasik Haji 2022, Gus Ipul Berpesan Agar JCH menjaga Kesehatan

25 Mei 2022
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Copyright © 2018 JNews. Photography Blog theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pandangan
  • Isu Utama
  • Kamtibmas

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

wpDiscuz